Saturday, February 18, 2017

RENUNGAN JUMAT, LARANGAN JELAS TAPI MASIH DIEMBAT, KAPAN MAU TAUBAT?

RENUNGAN JUMAT, LARANGAN JELAS TAPI MASIH DIEMBAT, KAPAN MAU TAUBAT?

Dalam agama Islam sesuatu yang haram dan halal itu sudah dipisahkan jelas, hitam atau putih bukan abu-abu, dibolehkan atau dilarang bukan sak maumu... patuh dan tinggalkan atau ada hukuman dari Tuhan.

Contoh yang jelas-jelas di haramkan,
BABI...
"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi.... "
[QS Al Maidah 3]
Sebagai orang yang patuh dan taat kita pasti berusaha keras tidak makan daging walaupun dimasak dengan bumbu terlezat, dibakar hingga asapnya harum menyebar. Dan larangan itu terbukti, ternyata babi adalah penyebar virus flu babi "H1N1" yang dapat menular dari manusia ke manusia melalui udara. Daging babi juga mengandung cacing pita yang berbahaya, video di youtube ada yang mencoba sepotong daging babi yang disiram dengan minuman soda, dalam beberapa waktu cacing-cacing itu keluar dari daging itu... hiiii!!

KHAMR.. "
"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkurban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan itu agar kamu mendapatkan keberuntungan..."
[QS Al Maidah 90]

Nabi pun menambahkan dalam hadist:
"Setiap yang memabukkan itu khamr, dan setiap yang memabukkan itu haram..." HR Muslim

Masih nekat dan ngeyel? Melawan aturan ALLAH, dan kita disuguhkan berita-berita ini:
"Korban miras oplosan meninggal 15 orang dengan mulut berbuih.."
"Pasien gagal ginjal berusia muda bertambah karena gaya hidup, mereka terbukti biasa meminum minuman keras sehingga merusak sistem ginjal, dalam seminggu pasien harus cuci darah untuk bertahan hidup"
"Seorang pilot maskapai XXX terbukti dalam kondisi mabuk ketika akan menerbangkan pesawat dari Surabaya ke Jakarta"
Dan berikutnya kita melihat nasib naas si pilot, gara-gara sesuatu yang memabukkan langsung amblas hidupnya.. dipecat dari maskapai itu, lisensi terbang dicabut seumur hidup, dia gak boleh lagi menerbangkan pesawat selamanya selama masih bernafas, hilang gaji 60-70 juta/bulan, harga diri dan nama baik ludess, dan berikutnya adalah video dia nangis-nangis usai diperiksa oleh polisi...
haram, dilarang, nekat? Itu konsekuensinya..

RIBA...
"Orang-orang yang memakan RIBA tidak dapat berdiri, melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan RIBA. Padahal, Allah telah menghalalkan jual-beli dan MENGHARAMKAN RIBA. Barang siapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barang siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."
[QS. Al-Baqarah: Ayat 275]

Nabi Muhammad SAW bersabda: "Jauhi tujuh perkara yang membinasakan (membawa pada kehancuran), diantaranya... memakan RIBA" [HR Bukhari 2766 & Muslim 89]

Jadi kalau masih ada yang ngeyel suka mainan riba, memperbanyak harta dari riba, hobinya ngutang kesana-sini demi kelihatan kaya dan gengsi. Beli sesuatu padahal dia sebenarnya belum mampu, semua yang dimilikinya adalah cicilan dan cicilan dengan bunga berbunga, endingnya bisa ditebak.. hidup gelisah siang dan malam karena utang, hancur lebur dalam kehinaan yang memalukan..

Sebagai seorang muslim kita begitu kuat dan mampu untuk menghindari babi dan khamr, harusnya kita juga mampu menolak keras semua tawaran riba yang hadir di depan mata..

ngeRIBAnget hukumnya..
tinggalkan, atau ALLAH hancurkan..

makjleb!!
@Saptuari

No comments:

Post a Comment